Senin, 04 Mei 2009

Kantor Pos dan Kontrol Rangkaian

pernahkah anda mengirim atau menerima surat ?, mungkinkah penerima dan pengirimnya satu orang dan alamatnya sama ?, apa fungsi kode pos ?.
pertanyaan diatas sepertinya sederhana dan tidak ada hubungannya dengan Rangkaian kontrol, tetapi bila diamati dengan lebih dalam dan lebih teliti lagi itu ada persamaannya dengan rangkaian kontrol. bayangkan pengirim dan penerima surat sebagai sumber tegangan, kutub-kutub sumber tegangan harus mempunyai nilai tegangan yang berbeda dengan begitu akan didapat nilai beda tegangan dalam suatu rangkaian.
kode pos berfungsi untuk memetakan area kiriman pos sehingga mempermudah dalam pengiriman pos apabila ada nama yang sama bisa di seleksi dengan alamat yang berbeda untuk memper mudah dan mempercepat seleksinya menggunakan kode, demikian juga rangkaian kontrol untuk mempermudah penelusuran dan pencarian suatu peralatan diberi kode untuk alamat dari peralatan tersebut dan untuk pengkode-annya disesuaikan dengan standarisasi yang digunakan, ada beberapa standar yang biasa di pakai standar amerika, eropa(IEC) dan jepang(JIS).
di kantor pos object utamanya surat dan atau barang kiriman, apabila di kantor pos tidak ada surat dan atau barang kiriman berarti tidak ada pekerjaan untuk mengirim surat (tanpa beban kerja). demikian juga rangkaian listrik object utamanya beda tegangan dan arus yang mengalir, apabila tidak ada beban berarti tidak ada beda tegangan dalam rangkaian tersebut yang mengalirkan arus.

Kamis, 12 Februari 2009

Rangkaian kontrol sederhana



Rangkaian kontrol sederhana, suatu rangkaian peralatan yang terdiri dari sumber tegangan dan peralatan kontrol yang dihubungkan dengan penghantar untuk mengaktifkan beban.

sebagai contoh rangkaian sederhana saklar untuk menghidupkan lampu, dari sumber tegangan arus akan mengalir melalu penghantar sampai ke saklar (peralatan kontrol yang berfungsi untuk memutus ataupun menghubungkan rangkaian penghantar) arus akan mengalir melewati saklar apabila saklar dalam keadaan tertutup dan akan putus apabila saklar terbuka, dari saklar dihubungkan dengan penghantar ke lampu (beban) dan lampu di hubungkan ke sumber tegangan. kondisi dari saklar yang akan menentukan kondisi lampu akan menyala atau padam.

hal yang paling penting dan harus diperhatikan antara dua kutub sumber tegangan harus ada beban, apabila tidak ada beban, itu sama saja tanpa hambatan sehingga arus yang mengalir akan besar dan ini bisa menyebabkan penghantar (kabel) terbakar (overload) inilah yang disebut hubung singkat (short circuit).

 
© free template by Blogspot tutorial