Rangkaian kontrol sederhana, suatu rangkaian peralatan yang terdiri dari sumber tegangan dan peralatan kontrol yang dihubungkan dengan penghantar untuk mengaktifkan beban.
sebagai contoh rangkaian sederhana saklar untuk menghidupkan lampu, dari sumber tegangan arus akan mengalir melalu penghantar sampai ke saklar (peralatan kontrol yang berfungsi untuk memutus ataupun menghubungkan rangkaian penghantar) arus akan mengalir melewati saklar apabila saklar dalam keadaan tertutup dan akan putus apabila saklar terbuka, dari saklar dihubungkan dengan penghantar ke lampu (beban) dan lampu di hubungkan ke sumber tegangan. kondisi dari saklar yang akan menentukan kondisi lampu akan menyala atau padam.
hal yang paling penting dan harus diperhatikan antara dua kutub sumber tegangan harus ada beban, apabila tidak ada beban, itu sama saja tanpa hambatan sehingga arus yang mengalir akan besar dan ini bisa menyebabkan penghantar (kabel) terbakar (overload) inilah yang disebut hubung singkat (short circuit).
sebagai contoh rangkaian sederhana saklar untuk menghidupkan lampu, dari sumber tegangan arus akan mengalir melalu penghantar sampai ke saklar (peralatan kontrol yang berfungsi untuk memutus ataupun menghubungkan rangkaian penghantar) arus akan mengalir melewati saklar apabila saklar dalam keadaan tertutup dan akan putus apabila saklar terbuka, dari saklar dihubungkan dengan penghantar ke lampu (beban) dan lampu di hubungkan ke sumber tegangan. kondisi dari saklar yang akan menentukan kondisi lampu akan menyala atau padam.
hal yang paling penting dan harus diperhatikan antara dua kutub sumber tegangan harus ada beban, apabila tidak ada beban, itu sama saja tanpa hambatan sehingga arus yang mengalir akan besar dan ini bisa menyebabkan penghantar (kabel) terbakar (overload) inilah yang disebut hubung singkat (short circuit).

0 komentar:
Posting Komentar